LOMBOK TIMUR BERDUKA; DATA KECAMATAN YANG TERDAMPAK BANJIR

Gambar: Kunjungan Bupati Lombok Timur ke Lokasi Terdampak Banjir

Lenek Pesiraman – Hujan deras pada Sabtu, 18 November 2017, yang mulai pada pukul 16.00 WITA mengakibtakan banjir yang berdampak di dua Kecamatan di Lombok Timur, yaitu Kecamatan Jerowaru dan Kecamatan Keruak. Dampak terparah dilami oleh Desa Sepapan Kecamatan Jerowaru yang berbatasan dengan Kecamatan Keruak, dengan jebolnya Jembatan Senange yang ada di Desa Sepapan. Luapan air dari jebolnya Jembatan Senange tersebut merendam Kampung Senange, Montong Wasi, Heler dan Kampung Penendang. Sebagian besar bangunan yang ada di kampung tersebut hanyut terbawa air.

Sementara ini, beberapa Desa yang terdampak banjir terisolir. Akses jalan dari Lombok Tengah jalur Praya – Keruak, serta jalan  Sepapan menuju Jerowaru lumpuh total. Berdasarkan data sementara, banjir yang tidak terduga di wilayah tersebut memakan satu korban jiwa, seorang anak perempuan berusia 8 tahun dari Desa Sepit.

Adapun rincian dampak dan kerugian sejumlah desa yang terdampak banjir tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Kecamatan Keruak
  • Wilayah Desa Sepit;

–  Kerugian materiil lokasi Desa Sepit sebelah kanan jalan berupa 6 unit rumah, yaitu milik; Saipul Adnan di Dusun Kondok (*rusak parah), Abdaidi di Dusun Kondok (*rusak ringan), Masodin di Dusun Lokon (*rusak parah), Abdul Manap di Dusun Lokon (*rusak parah), H. Nazrin di Dusun Lokon (*rusak parah).

–  Kerugian materiil di lokasi sebelah kiri jembatan berupa 2 unit rumah, yaitu milik; H. Sudirman selaku Kepala Dusun Kondok (*rusak ringan), H. Zaenal Arifin di Dusun Kondok (*rusak ringan)

–  Korban jiwa 1 orang anak perempuan atas nama Wasila Cantika Lilian, berusia 8 tahun, status pelajar, dari Dusun Lokon, orang tua bernama Wais Alkani.

  • Wilayah Desa Batu Puntik;

–  Kerugian materiil yaitu berupa 20 unit rumah yang menggalami rusak ringan yang berada di empat wilayah dusun, yaitu Dusun Tundak Daye, Tundak Tengak, Batusun dan Esoh.

  • Wilayah Desa Setungkap;

–  Kerugian materiil berupa 5 unit rumah mengalami kerusakan, yaitu di wilayah Dusun Tangar.

  • Wilayah Desa Selebung Ketangga;

–  Kerugian materiil berupa 35 unit rumah dengan kerusakan akibat terendam air, serta 1 unit masjid yang berada di wilayah Dusun Bintang Oros.

  • Wilayah Desa Ketangga Jeraing;

–  Kerugian sementara berupa kerusakan rumah penduduk

  • Wilayah Desa Ketapang Raya;

–  Kerugian materiil berupa kurang lebih 200 unit rumah yang terendam air yang berada di wilayah Dusun Lungkak dan Dusun Pelebe.

Sementara ini, warga yang berada di Kecamatan Keruak yang terkena dampak banjir telah di evakuasi di beberapa tempat, sebagian telah diungsikan ke Gedung Serba Guna Kantor Camat Keruak, dan beberapa rumah berlantai dua. Beberapa warga juga telah diungsikan ke Puskesmas Keruak untuk mendapatkan perawatan.

Informasi kondisi Kecamatan Keruak saat ini yaitu akses jalan dari Desa Sepit menuju Lekor Kabupaten Lombok Tengah ditutup sementara akibat jalan yang masih terendam air. Begitu pula dengan akses jalan dari Desa Sepit ke Desa Batu Puntik ditutup sementara akibat jembatan terkikis. Hingga saat ini, jumlah kerugian belum terdata secara pasti akibat kondisi cuaca dan pemadaman listrik di wilayah terdampak.

 

  1. Wilayah Kecamatan Jerowaru
  • Wilayah Desa Sepapan;

–  Jumlah kerugian materiil berupa 10 unit rumah di Dusun Tenten Pejeruk, 15 unit rumah di Dusun Orong Bukal, dan 25 unit rumah di Senange Dusun Sepapan, serta hewan ternak.

  • Wilayah Desa Jerowaru;

–  Kerugian materiil berupa 10 unit rumah di Dusun Montong Wasi, 20 unit rumah di Dusun Ratu, 5 unit rumah di Tanak Nentung Dusun Pelambik.

 

Wilayah terdampak paling parah adalah Dusun Tenten Pejeruk, Dusun Orong Bukal dan Senange Dusun Sepapan. Kondisi jembatan dan jalan di Senange saat ini masih terisolir, jalan dan jembatan masih dilalui luapan air dan penuh oleh batang-batang pohon dan bamboo yang hanyut, aspal jalan terkelupas dan sisi jalan ambrol. Warga Jerowaru saai ini telah dievakuasi. Satu orang warga sempat dilarikan ke puskesmas, yaitu seorang anak laki-laki berusia 8 tahun atas nama Dika yang kedinginan hebat setelah selamat bersama keluarganya dengan cara menaiki pohon dan atap rumahnya.

Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk menangani bencana banjir di Kecamatan Jerowaru dan Keruak tersebut yaitu dengan mengirimkan Tim Gabungan dari Polres Lotim, Sat. Brimob sub den B, personil TNI Kodim 1615, Sat.Pol PP, dan BNPBD Kab. Lombok Timur membantu melakukan evakuasi warga maupun barang-barang milik warga ke tempat yang lebih aman, dan mengantarkan korban ke Puskesmas setempat.

Bupati Lombok Timur, H. M. Ali Bin Dachlan, Wakil Bupati dan Kapolres Lombok Timur juga telah turun melakukan pengecekan langsung ke lokasi terdampak. (lenekpesiraman/*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.